Untuk SahabatQu…………….

September 25th, 2008 by bebetty03

ketika jarak membedah ruang,
kitapun pecah terlontar pencar
segenap kata melipat diam

cekakak cekikik mengapung di udara
sesenyap lenyap sirna tertiup angin

kini sesepoi rindu menyapa jiwa
menerawang segumpal rasa tersapu awan
mereguk senyapnya sunyi
tanpa kawan

rindu menggerus ruang kalbu
sahabat hadir mengukir bayang-bayang
sesaat hanyut mengulang silam
kala matahari menata siang
kala malam terhias bintang

lagu rindu rasa ngilu mendayu
jika esok jumpa bersetatap mata
ku kan kembali membaur sewarna jiwa

Perbaikan PraktikumJarkom Plug4

February 16th, 2006 by bebetty03
  1. Jenis-jenis Jaringan beserta Gambar :

  1. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.

Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area  lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam  network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

  1. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan

Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah  jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah

kota

besar dihubungkan antara satu dengan lainnya.

  1. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar

Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain.

Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di

Bandung

bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.

2.      Perbedaan Bit dan Byte :

A. Bit
Bit adalah ukuran terkecil data dalam sebuah komputer. Bit biasanya hanyalah merupakan pilihan antara 0 dan 1. Dimana 0 biasanya berarti ‘Off’ dan 1 berarti ‘On’. Pada akhirnya komputer akan mengkombinasikan kedua pilihan tersebut menjadi format digital yang lebih kompleks untuk merepresentasikan data.
istilah Bit mulai diperkenalkan oleh seorang statistik terkenal John Tukey pada tahun 1946 (
http://www.danbbs.dk/~erikoest/bb_terms.htm).
bps: bit per second. Jumlah bit yang ditransfer dalam satu detik.
kbps: kilo bits per second. Jumlah kilobits yang ditransfer dalam satu detik.
1 kbps = 1 x 10^3 bit/second = 1000 bit/second.

B. Byte

Byte adalah merupakan kumpulan beberapa bit (1 Byte = 8 bit *kenapa bisa 8 bit aku cari referensinya masih belum nemu, kalo ada yang tau please let me know *). Byte biasanya merepresentasikan sebuah karakter (Misalkan seperti A, ?, -, dll). Karakter ini bisa berupa huruf, angka ataupun simbol tertentu.
Bps: Byte per second. Jumlah byte yang ditransfer dalam satu detik.
KBps: Kilo Byte per second. Jumlah KiloByte yang ditransfer dalam satu detik.
1 KBps = 1 x 2^10 byte/second = 1,024 byte/second
bit mempergunakan satuan desimal oleh sebab itu :
1 kilobit = 1 x 10^3 bit = 1000 bit

sedangkan byte mempergunakan satuan biner, oleh sebab itu :
1 KiloByte = 1 x 2^10 = 1024 Byte.
Berikut ini satuan Byte lainnya:
1 byte = 8 bits
1 kilobyte (K / KB) = 2^10 bytes = 1,024 bytes
1 megabyte (M / MB) = 2^20 bytes = 1,048,576 bytes
1 gigabyte (G / GB) = 2^30 bytes = 1,073,741,824 bytes
1 terabyte (T / TB) = 2^40 bytes = 1,099,511,627,776 bytes
1 petabyte (P / PB) = 2^50 bytes = 1,125,899,906,842,624 bytes
1 exabyte (E / EB) = 2^60 bytes = 1,152,921,504,606,846,976 bytes
Huruf "K" (huruf k besar) dipergunakan untuk satuan KiloByte, sedangkan
huruf "k" (huruf k kecil) untuk satuan kilobit.

3.      Yang dimaksud dengan Switch,Hub,Router,Firewall dan Proksi Server :

A.     Switch

      Fungsi switch dan hub yaitu nmenghubungkan multiple komputer pada layer protokol level jaringan dasar, dimana switch dan hub sendiri menempati layer kedua (data link) dari OSI layer.Bedanya dengan hub, switch mampu menginspeksi paket -paket data yang diterima, mampu menentukan sumber dan tujuan paket yang melaluinya dan mampu men-foward paket-paket dengan tepat. Fungsi switch yaitu nmenghubungkan multiple komputer pada layer protokol level jaringan dasar, Tipe switch dari cisco system yaitu4000 seris,, 4003 series dsb.

B.     Hub

Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam  hub. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju.

Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah :

Ä     Biasanya terdiri dari 8, 12, atau  24 port RJ-45

Ä     Digunakan pada topologi Bintang/Star

Ä     Biasanya di jual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur manjemen port tersebut.

Ä     Biasanya disebut hub

Ä     Biasanya di pasang pada rak khusus, yang didalamnya

ada

Bridges

, router.

C. Router

Sebuah Router mengartikan informaari dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal. Sementara  Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan, router mengetahui alamat komputerr, bridges dan router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih. Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi ke Internet, mereka harus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet. ini juga berarti mencarikan alternatif jalur  yang terbaik untuk mengirimkan data melewati internet. Ini berarti Router itu :

Ä     Mengatur jalur sinyal secara effisien

Ä     Mengatur Pesan diantara dua buah protocol

Ä     Mengatur Pesan diantara topologi jaringan  linear Bus dan  Bintang(star)

Ä     Mengatur Pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel koaaksialm atau kabel twisted pair

  1. Firewall

Firewall adalah suatu mekanisme, sehingga suatu client dari luar dilarang/dibolehkan mengakses ke dalam jaringan (atau client yang berada di dalam dilarang/dibolehkan mengakses keluar jaringan) berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan. Seperti pos satpam di suatu instansi/perumahan.Bekerja di layer: antara 3 dan 4 (bahkan 5) di TCP/IP Model.Firewall juga merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware,software maupun sistem Hub sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiataan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network(LAN).

  1. Proxy Server

Proxy Server adalah sebuah server yang dilengkapi dengan software khusus yang melayani permintaan dokumen World Wide Web dari pengguna Internet.

IndoInternet adalah ISP pertama di

Indonesia

yang memiliki jaringan proxy server. Keuntungan jaringan proxy server jika dibandingkan dengan hanya menggunakan sebuah proxy server adalah:

1.Permintaan dari pengguna akan dapat dilayani dengan lebih cepat

2.Kehandalan proxy server lebih terjamin, jika salah satu proxy server tidak berfungsi, maka proxy server lainnya akan menggantikan fungsinya.

3.Lebih efisien dan menghemat bandwidth.

  1. Pembagian IP Address Versi 4 :

Sejak 1981 kebanyakan Internet publik telah menggunakan Internet Protocol versi 4 atau IPv4. Arsitektur IPv4 mendefinisikan alamat tetap (fixed address) dengan panjang 32 bits untuk setiap IP addressnya. Biasanya penulisan IPv4 address ini terdiri dari 4 deret angka seperti misalnya 128.90.4.3 atau 202.155.16.65. Bayangkan alamat IP ini sama dengan alamat rumah kita. Dengan alamat IP, komputer dapat mengetahui kemana ia harus mengirim data. IPv4 ini dibagi berdasarkan kelas A, B, C, D dan E yang masing-masing alamat mempunyai jarak (range) alamat. Pembagian kelas tersebut adalah sebagai berikut:

Kelas

Jarak Alamat

A

000.000.000.000 - 127.255.255.255

B

128.000.000.000 - 191.255.255.255

C

192.000.000.000 - 223.255.255.255

D

224.000.000.000 - 239.255.255.255

E

240.000.000.000 - 255.255.255.255

Kelas E ini dicadangkan untuk protokol percobaan. Secara awam mungkin kita dapat berhitung bahwa dengan IPv4 yang memiliki lebar 32 bit akan tersedia sebanyak 232 (2 pangkat 32) alamat atau 4.294.967.296 alamat. Namun demikian dalam prakteknya sejumlah alamat tersebut tidak dapat digunakan karena adanya aturan-aturan yang harus diikuti, yaitu adanya sejumlah alamat IPv4 yang harus dicadangkan atau digunakan untuk keperluan tertentu. Sebagai contoh alamat 0.0.0.0 dicadangkan dan tidak digunakan, demikian juga untuk alamat 244.0.0.0. Alamat dengan jarak antara 10.0.0.0 sampai dengan 10.255.255.255 harus disediakan untuk keperluan intranet privat. Dan masih ada beberapa alamat IP yang tidak dapat digunakan untuk umum.Sekali lagi bahwa dengan adanya pertumbuhan penduduk Internet yang kian padat tersebut maka mendorong beberapa ahli Internet harus mencari jalan keluarnya. Pada Desember 1995 Kelompok Kerja Jaringan dengan nama Internet Engineering Task Force (IETF) telah siap mengajukan solusi jangka panjangnya untuk menspesifikasi dan mengalokasikan alamat IP. Kelompok Kerja Jaringan IETF ini mengusulkan IP address versi 6 atau IPv6. Kemudian IPv6 ini dikenal sebagai Pengalamatan Internet Generasi Mendatang.Apabila IPv4 menggunakan lebar alamat 32 bit maka dalam IPv6 ini mengalokasikan 128 bit alamat. Alamat yang tersedia dari IPv4 dengan 32 bit telah dijelaskan di atas, maka dapatlah kita membayangkan seberapa banyak alamat yang akan disediakan dengan menggunakan IPv6.